Redup cahaya lilin menemani q dalam langkah bimbang sepi...
laksana seorang kupu yang kehilangan sayapnya..
begitupun diri q...
sungguh aq merindu belaimu..
tertatih aq dalam langkah gelapku..
dan kini..aq meratapi dunia dengan mata yang sayup..
ktika kau titipkan sebuah harapan kecil yang terucap dari bibir manismu..
dan aq pun tak dapat memberikannya..
sesaat aq menatap kedalam langit..
TUHAN... mengapa kau ambil orang yang ku sayang????
apa salah dan dosa q???
ketika aq pulang membawa secuil harapan itu..
terpampang bendera kuning di depan rumah..
dan aq tau..itu kau...
kau akan disemayamkan di tanah lapang..
bergelut dengan dinginnya malam..
tubuhmu yang akn habis..berjalan dengan seiring waktu..
tubuhmu yang akan di grogoti belatung..
raga yang tinggal tulang..
aq tak rela..sungguh..ingin kugantikan tempat ku dengan mu bunda...
tapi apa daya???
tubuh yang tak mampu merengkuhmu...bahkan bayangmu...
ku harap..kau bahagia bersamanya-NYA bunda..
kutitipkan salam dan rindu ku untukmu..
namamu akan terukit dalam hatiku.. selamanya.....
SELAMANYA......
2 komentar:
rentak alun suara dercik air bagai hujan tak bertuan
sippp.. good.. :)
Posting Komentar