Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
| Senja Di Pelabuhan Kecil (1946) oleh |
buat sri ajati
Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap
1946
Puisi itu dibuat Chairil sebagai gambaran perasaan yang sedang di rasakannya kepada seorang wanita bernama "sri ajati" yang sampai akhir hayatnya perasaan itu tak terungkapkan. puisi tersebut dikemas dalam tatanan kata yang tidak cengeng. ia berusaha menutupi kesedihannya.
0 komentar:
Posting Komentar